[Reportase Event] "Selamat ya, atas kelahiran putri keduanya. Ngomong-ngomong kamu dapat cuti berapa hari" dan teman lama saya pun menjawab dengan singkat "dua hari doang, belum puas lihat putri kecilku. Padahal masih kepengen juga nemenin istriku yang lagi babyblues sudah harus masuk kerja lagi" Welll itu lah contoh kasus singkat yang terjadi di sekitar kita.
Pasti banyak juga kasus serupa yang terjadi pada karyawan suatu perusahaan yang istrinya baru saja melahirkan. Ataupun karyawati yang baru saja melahirkan, tetapi sudah harus bekerja kembali sementara anaknya masih butuh banget belaian dan kasih sayang ibu nya.
Saya sendiri pun suka kasihan, kalau lihat teman yang baru saja melahirkan tetapi sudah harus masuk kerja lagi. Doi suka galau hehe. Nah makanya pas ada acara bareng Danone di hotel Double Tree daerah Cikini Jakarta, tepatnya tanggal 29 Agustus 2017. Saya pun langsung tercerahkan, karena surprise dengan isi materi yang disampaikan oleh narasumber yang hadir.
Ada 4 narasumber nih yang hadir di acara ini, yang pastinya erat dengan dunia anak-anak dong. Adapun narasumber yang hadir adalah :
- Ibu Rohika Kurniadi Sari, selaku asisten Deputi pemenuhan hak atas pengasuhan keluarga dan lingkungan kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI.
- Dr. dr Rini Sekartini SpA (K), selaku dokter spesialis anak dan konsultan tumbuh kembang anak.
- Bapak Luhur Budijarso selaku ketua umum asosiasi perusahaan sahabat anak (APSAI).
- Bapak Evan Indrawijaya, selaku HR Director Danone ELN Indonesia.
Teman-teman pastinya tahu dong ya Danone? tanpa saya harus menyebutkan xixi. Itu loh produsen minuman air mineral terbesar di Indonesia AQUA, bahkan orang beli di warung pun menyebut merk AQUA untuk menanyakan air mineral yang akan dibeli 😆.
Eits tapi bukan cuma air minum AQUA saja lho yang diproduksi melainkan ada makanan dan minuman lainnya yang juga sudah dikenal oleh masyarakat luas. Ada tiga nih kategori utama yang diproduksi perusahaan ini, air minum dalam kemasan, air minum non karbonasi dan nutrisi untuk awal kehidupan.
INFO NARASUMBER ACARA
Yess, ada narasumber pertama nih yang menjadi pembuka sharing ngobrol pagi ini. Yaitu Ibu Rohika dari kementrian pemberdayaan anak dan perempuan. Yang menyebutkan bahwa cuti hamil dan melahirkan, merupakan salah satu point yang ada di deklarasi universal HAM PBB.
Nah pemerintah sendiri melalui UU ketenagakerjaan memberikan kebijakan yang tertuang dalam UU nomer 13 tahun 2003 pasal 82 yang mengatur cuti hamil dan melahirkan selama 3 bulan. Untuk itu Ibu Rohika mengapresiasi dengan adanya Policy Parental yang diberikan Danone kepada cuti karyawannya.
Karena ASI merupakan hak anak, maka sepatutnya diberikan secara optimal oleh ibu. Dengan ASI ekslusif selama 6 bulan yang didukung penuh oleh keluarga, sehingga menjadikan aturan cuti selama 6 bulan menjadi langkah baik untuk kualitas anak Indonesia yang sempurna.
Selanjutnya ada narasumber berikutnya yaitu bapak Luhur, selaku Ketua Asoiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI). Jadi beliau bertugas sebagai koordinir 150 perusahaan yang sama-sama memiliki visi menjadi perusahaan yang ramah terhadap anak. Karena sejatinya anak itu juga merupakan stakeholder atau pemangku kepentingan yang sangat penting bagi dunia usaha. Untuk itu salah satu komitmen APSAI adalah untuk membantu pemerintah mewujudkan perlindungan atas hak anak dan mendampingi perusahaan-perusahaan untuk lebih ramah anak.
Hal ini dengan menerapkan kebijakan manajemen, program maupun produk yang layak anak. Kebijakan pemberian cuti hamil dan melahirkan yang dimiliki grup Danone di Indonesia merupakan salah satu contoh perusahaan ramah anak dan mendukung tumbuh kembang anak dari sisi manajemen.
Bapak Luhur juga menambahkan, Danone menjadi perusahaan pertama diantara anggota APSAI yang menerapkan peraturan cuti 6 bulan kepada karyawatinya. Dan cuti 10 hari untuk karyawan yang istrinya melahirkan. Untuk itu bapak Luhur berharap, semoga peraturan ini juga akan menular kepada perusahaan anggota APSAI yang lainnya.
Yuhuu, sekarang saatnya ada narasumber terakhir nih yang berikan pemaparan, bapak Evan selaku perwakilan dari Danone menyebutkan bahwa perlunya Danone mendukung 1000 hari pertama kehidupan karena penting untuk membantu tumbuh kembang kehidupannya di masa yang akan datang. Selain alasan-alasan yang dikemukakan sebelumnya oleh narasumber terdahulu.
Perusahaan yang telah memiliki 23 pabrik dengan karyawannya sekitar 15.000 orang telah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan dan suasana kerja yang ramah keluarga. Untuk itu Danone menerapkan kebijakan mendukung tumbuh kembang anak di 1000 hari pertama awal kehidupan mulai dari kandungan.
Nah, untuk membuktikan komitmennya ini. Danone memberikan kebijakan Parental Policy yang sejalan pastinya dengan visi dari Danone. Cuti hamil dan melahirkan selama 6 (enam) bulan bagi karyawatinya , serta cuti 10 hari bagi karyawannya, merupakan terobosan baru dalam dunia kerja di Indonesia.
Nah untuk mensupport Parental Policy ini Danone memiliki beberapa terobosan dan kebijakan seperti :
- Danone menyediakan RUANG LAKTASI di setiap kantor dan pabrik yang dimilikinya. Tentunya dengan fasilitas ruang laktasi yang memadai.
- Adanya pemilihan dan pendelegasian kepada karyawan yang menjadi DUTA GIZI yang memiliki tugas memastikan sang ibu dapat memberikan nutrisi yang sesuai bagi anaknya sejak dalam kandungan. Jadi Duta Gizi ini akan mensupport teman-temannya sesama karyawan saat melahirkan atau hamil, di dalam sebuah grup whatsapp 😍
- Dibentuknya fasilitas sementara penitipan anak selama satu bulan pasca lebaran, untuk memfasilitasi karyawan atau karyawati menitipkan anaknya saat para asisten rumah tangga mereka belum datang kembali.
- Hak dan insentif tetap diberikan 100% untuk karyawan yang istrinya melahirkan atau karyawati yang cuti hamil dan melahirkan. Sesuai dengan ketentuan yang diatur perusahaan.
Eits, saya pun terpana lho mendengar penjelasan dari bapak Evan, saya sudah bisa membayangkan betapa bahagianya jadi karyawati Danone yang porsinya 50% di perusahaan itu ahahaha. Pak Evan melanjutkan sharingnya bahwa perusahaan pun merasakan dampak positif yang luar biasa dengan adanya Parental Policy ini.
Perusahaan merasakan bahwa karyawan atau karyawati menjadi semakin loyal dalam pekerjaannya. Bonding nya pun semakin terasa antara pekerja dan perusahaan. Karena para karyawan karyawati ini merasa dihargai hak nya sebagai keluarga besar perusahaan Danone.
Perusahaan merasakan bahwa karyawan atau karyawati menjadi semakin loyal dalam pekerjaannya. Bonding nya pun semakin terasa antara pekerja dan perusahaan. Karena para karyawan karyawati ini merasa dihargai hak nya sebagai keluarga besar perusahaan Danone.
Well saking antusiasnya dengan info di acara ini, saya pun antusias menjadi penanya di acara ini. Dan akhirnya di akhir acara nama saya terpilih menjadi salah satu pemenang live tweet berhadiah voucher belanja, yeayyy. Terimakasih Danone, semoga karyawan dan karyawatinya makin sejahtera ya dengan adanya Parental Policy ini.
Komentar
Moga perekonomian di Indonesia makin terus maju ya, biar perusahaan lain pun bisa menerapkan yg sama dan moga hak cuti ini dipergunakan dg bijak oleh para ibu.